April 4, 2025

Barcelonaluggagestorage : Mengenal Jenis Gudang: Memahami Karakteristik Penyimpanan yang Berbeda

Jenis Penyimpanan yang akan membantu Anda memenuhi kebutuhan penyimpanan secara efisien

Program Pabrik Susu Ikan
2025-03-26 | admin9

Intip Pabrik Susu Ikan yang Digadang Bakal Ikut Program Makan Gratis Prabowo

Susu ikan menjadi hangat diperbincangkan karena dinilai menjadi sumber alternatif pengganti susu sapi untuk program makan bergizi gratis (MBG). Namanya yang unik memantik rasa penasaran dari masyarakat.
Susu ikan merupakan salah satu produk turunan dari hidrolisat protein ikan (HPI). Susu ikan bukanlah susu yang diperah dari ikan, melainkan ikan segar yang telah digiling sehingga berbentuk bubuk.

Pada kesempatan ini, berkesempatan mengunjungi pabrik slot77 susu ikan yang terletak di Indramayu. Plan Manager Berikan Bahari, Fatih mengatakan pengolahan HPI bermula dari pengumpulan ikan-ikan segar yang didapatkan dari nelayan. Dia bilang ikan-ikan ini merupakan ikan yang bernilai ekonomis rendah.

“Tahap pertamanya, pengumpulan ikan dari nelayan, jeroan ikannya dipisah. Setelah itu ditimbang,” kata Fatih kepada awak media, Rabu (16/9/2024).

Usai dibersihkan, ikan digiling hingga menjadi bubur-bubur ikan. Setelah itu dimasukkan ke mesin hidrolisat. Fatih bilang mesin inilah yang memisahkan protein ikan dari tulangnya. Prosesnya hanya membutuhkan waktu dua-tiga jam.

Usai melalui proses di mesin hidrolisat, bubur ikan akan menjadi cairan yang mengandung protein. Cairan ini akan masuk ke mesin bernama feed tank spray dryer agar berubah menjadi bubuk.

Fatih menyebut dalam satu bulan, satu pabrik HPI dapat menghasilkan 30 ton bubuk. Bubuk inilah yang dapat digunakan untuk berbagai macam produk makanan dan minuman, seperti susu ikan, kue, cilok ikan, hingga donat ikan.

“Dari 30 ton powder (bubuk) itu jadi 90 ton ikan. Dimasukan per satu ton ikan, dapat 30% bubuk powder,” jelasnya.

Semua berawal dari kegelisahan. Imam Muhlas, seorang guru mengaji di di RT 20 RW 07, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, resah melihat warga masih suka membuang sampah sembarangan. Sebuah tabiat buruk yang tak bisa diselesaikan hanya dengan kata-kata dan pesan bijak. Maka, Imam Muhlas memulai ikhtiar dengan membuat tiga jenis tempat sampah, yakni untuk sampah rosok, sampah organik, dan sampah plastik/kertas.

Imam Muhlas berpesan kepada anak-anak yang belajar mengaji di musala depan rumahnya untuk tidak lagi membuang sampah di selokan. Ia mencontohkan kepada mereka untuk membuang sampah bungkus jajan berdasarkan jenisnya di tempat yang sudah disediakan. Anggota keluarganya juga diminta mengakhiri kebiasaan membuang sampah semaunya dan mulai tertib memanfaatkan tempat sampah yang dibuatnya.

Baca Juga : Intip Cara Tepat Mengelola Biaya Operasional Gudang untuk Bisnis

Tak mudah tentu saja. Mereka membuang sampah tanpa memperhatikan kategorisasi tempat sampah yang dibuat Imam Muhlas. Dia sendiri akhirnya yang harus memisahkan sampah basah dan kering tercampur.

Akhir 2016, Imam Muhlas memberanikan diri untuk menyampaikan gagasan penanganan sampah kepada kepala desa, bidan desa, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat di masing masing padukuhan. Dia mengajak mereka untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Dia mengajak para pemangku kepentingan itu untuk membuat aturan dan lembaga atau komunitas yang bergerak dalam mengambil, mengolah sampah, dan membuat konsep inovasi dari gerakan sampah ini.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Gudang Buat Usaha
2025-02-22 | admin9

Begini Syarat dan Prosedur Pengajuan Tanda Daftar Gudang OSS

Keberadaan suatu gudang pasti tidak lepas dari aktivitas perdagangan besar. Lebih-lebih bagi para distributor dan produsen.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gudang dapat diartikan sebagai “rumah atau bangsal tempat menyimpan barang-barang.”

Sementara itu, definisi gudang yang dikendalikan dalam Regulasi Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 seputar Penyelenggaraan Bidang Perdagangan (PP 29/2021) yaitu suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh awam, melainkan untuk dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.

Salah satu kewajiban pemilik gudang yaitu mengurus perizinan berupaya yang dinamakan Petunjuk Daftar Gudang (TDG). Hal ini dikendalikan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 seputar Penetapan atas Regulasi Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 seputar Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (UU 6/2023).

Langsung, bagaimana syarat dan tata metode mengurus TDG?

Definisi Petunjuk Daftar Gudang
Petunjuk Daftar Gudang atau disingkat TDG, yaitu bukti pendaftaran Gudang yang diberi terhadap pemilik Gudang (Pasal 1 angka 43 PP 29/2021).

Ketika ini, Petunjuk Daftar Gudang dapat diurus secara daring via metode OSS, yang yaitu akronim dari Online Single Submission.

Baca Juga : Meraih Untung dari Bisnis Tempat Penyimpanan Barang

Dalam metode OSS, TDG termasuk dalam perizinan berupaya untuk mendorong aktivitas usaha (PB UMKU).

Mengacu situs resmi metode OSS, PB UMKU yaitu perizinan yang diperlukan bagi aktivitas usaha dan/atau produk pada saat progres tahap operasional dan/atau komersial.

Prasyarat Pengajuan Petunjuk Daftar Gudang

Seperti yang telah diutarakan di atas, permohonan TDG dapat diurus via metode OSS.

Karenanya, pemilik gudang sepatutnya mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas berupaya lebih-lebih dulu.

Selanjutnya, menurut bahan pemaparan dari Direktorat Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan berjudul “Kebijakan Pendaftaran Petunjuk Daftar Gudang”, syarat dokumen yang sepatutnya dipenuhi saat mengajukan permohonan TDG mencakup:

  1. 1. Alamat dan spot koordinat gudang.
  2. 2. Dokumentasi nampak depan, samping kanan, samping kiri, belakang, dan dalam gudang.
  3. 3. Formulir data teknis TDG.

Adapun lampiran data teknis TDG yang sepatutnya diisi, antara lain:

  1. Nama penanggung jawab (direktur).
  2. Nomor Kartu Petunjuk Penduduk (KTP) atau Paspor atau KITAS.
  3. Elektronik perusahaan.
  4. Alamat penanggung jawab.
  5. Nomor telepon penanggung jawab.
  6. Alamat gudang.
  7. Spot koordinat gudang.
  8. Luas dan kapasitas gudang.
  9. Klasifikasi gudang.
  10. Ragam gudang menurut komoditas.
  11. Isi dalam gudang.

Prosedur Pengajuan Petunjuk Daftar Gudang

Dikutip dari bahan pemaparan berjudul “Kebijakan Pendaftaran Petunjuk Daftar Gudang” Kementerian Perdagangan, terdapat beberapa tahap dalam mengajukan permohonan TDG, antara lain:

  • Pelaku usaha (yang juga sebagai pemilik gudang) meregistrasikan https://www.braxtonatlakenorman.com/ NIB di metode OSS dan meregistrasikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) yang pantas dengan aktivitas usaha.
  • Masuk pada menu Pengajuan Perizinan Berusaha untuk Mensupport Aktivitas Usaha (PB UMKU) Petunjuk Daftar Gudang (TDG).
  • Jikalau gudang berada di lokasi yang sama dengan perusahaan atau aktivitas usaha utama, karenanya dapat diajukan oleh segala KBLI yang teregistrasi (pilih salah satu saja).
  • Jikalau gudang berada di lokasi yang berbeda dengan perusahaan atau aktivitas usaha utama, karenanya diajukan via:
    – KBLI 52101 (Pergudangan dan Penyimpanan);
    – KBLI 52102 (Aktivitas Cold Storage); atau
    – KBLI 52109 (Pergudangan dan Penyimpanan Lainnya).
  • Pelaku usaha mengunggah dokumen syarat dan lampiran data teknis TDG dalam bentuk pdf.
  • Pemerintah akan mengerjakan verifikasi data.
  • Jikalau hasil verifikasi data dikembalikan atau ditolak, karenanya pelaku usaha sepatutnya membenarkan syarat dan mengunggah kembali dokumennya.
  • Jikalau akibatnya terverifikasi dan disetujui, karenanya secara otomatis TDG akan terbit. Pelaku usaha dapat seketika mencetaknya secara mandiri.
Share: Facebook Twitter Linkedin
Gudang Bisnis
2025-02-12 | admin9

Meraih Untung dari Bisnis Tempat Penyimpanan Barang

Inggris tidak memiliki industri tempat penyimpanan barang pribadi pada tiga puluh tahun yang lalu. Namun, seperti dikutip dari BBC News, Selasa 15 April 2014, kini negara itu memiliki industri penyimpanan barang pribadi terbesar di Eropa.

“Tempat penyimpanan barang… bisnis jknailsbeauty.com ini sangat berbeda dengan pusat perbelanjaan, bukan hotel, bukan fashion, ini bukan bisnis yang seksi,” ujar James Gibson, salah satu pendiri Big Yellow Self Storage Company.

Ya, industri tempat penyimpanan barang pribadi memang bukan bisnis seksi yang bisa mempesona pengusaha untuk menggelutinya. Namun, industri pergudangan ternyata cakap bertahan selama masa resesi berturut-ikut.

Beraneka brand seperti SafeStore, Big Yellow dan Access telah menyulap tanah lapang menjadi gudang raksasa berwarna-warni. Ini ialah bisnis yang menjadikan pendapatan tahunan hingga 500 juta euro atau berimbang Rp8,5 triliun.

Baca juga : 10 Kelebihan Memiliki Gudang Penyimpanan Usaha Yang Perlu Di Ketahui

Industri tempat penyimpanan barang pribadi ialah produk dari pergeseran sosiologis besar. Danny Dorling, Pofesor Geografi dari Oxford University mengatakan manusia ketika ini memiliki “barang” enam kali lipat lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya.

Barang tersebut seperti pakaian, furniture, produk-produk teknologi, dan pernak-pernik lainnya. Di perumahan penduduk Inggris, barang-barang itu memerlukan tempat penyimpanan.

Ditambah, naluri masyarakat ketika ini untuk menaruh dan menimbun barang. Ini menjadi kondisi yang sempurna untuk memunculkan ledakan tempat penyimpanan.

Namun, kondisi itu justru menjadi peluang pebisnis untuk memperoleh profit. Mereka cakap membaca potensi untuk menjual ruang kosong dan menjadi jutawan tempat penyimpanan barang.

Salah satunya ialah Rodger Dudding atau dikenal dengan sebutan Mr Lock Up. Ia ialah pengusaha swasta tempat penyimpanan barang pribadi terbesar di Inggris. Ia memiliki lebih dari 12.000 garasi untuk tempat penyimpanan barang pribadi. Diperkirakan portofolio usahanya mencapai 100 juta euro.

Masa-masa sulit dia alami ketika pertama kali mendirikan usahanya. Ia patut menunggu seseorang datang kepadanya dan menanyakan dengan sopan identitasnya.

Jika dulu dia berharap ada orang yang akan menyewa garasi miliknya untuk menaruh kendaraan beroda empat, ketika ini justru sebaliknya. Ia kebanjiran order penyewaan tempat penyimpanan. 80 Persen garasi miliknya dipakai untuk penyimpanan domestik

Berbeda dengan Doug Hampson yang memberikan sentuhan modern pada tempat penyimpanan barang yang disewakanya. Ia membikin koridor ruangan bersih dilengkapi dengan pintu yang berwarna cemerlang.

Doug terpengaruh gaya penyimpanan barang ketika dia berada di Amerika Serikat. Berdasarkan sejarah, berkembangnya tempat penyimpanan barang pribadi memang berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Tiap-tiap warga AS memiliki akses 7 square feet sebagai tempat penyimpanan.

“Kami berharap membikin pelanggan benar-benar puas, kami menyediakan tempat penyimpanan, tidak ada yang tinggal di dalamnya, dan tidak ada pipa-pipa dalam ruangan itu,” ujarnya.

Share: Facebook Twitter Linkedin