Pemain tidak harus selalu memulai permainan dari awal setiap kali membuka game. Karakter tetap memiliki level yang sama, item masih berada di inventaris, dan misi yang sudah selesai tidak kembali ke kondisi awal.
Hal tersebut terjadi karena game memiliki sistem penyimpanan progres. Sistem mencatat berbagai informasi penting selama pemain bermain kemudian menyimpannya sebagai data.
Ketika pemain kembali membuka permainan, game membaca data tersebut dan mencoba mengembalikan kondisi dunia sesuai progres terakhir.
Game Membuat Save Data
Game membutuhkan tempat untuk mencatat perkembangan pemain. Informasi tersebut biasanya rajazeus masuk ke dalam save data.
Save data dapat menyimpan banyak informasi, tergantung pada jenis game.
Game sederhana mungkin hanya mencatat level yang sudah terbuka dan skor tertinggi. Sementara itu, RPG dapat menyimpan posisi karakter, inventaris, misi, statistik, hubungan NPC, hingga pilihan cerita.
Semakin kompleks permainannya, semakin banyak kondisi yang perlu game catat.
Posisi Karakter Bisa Tersimpan
Beberapa game menyimpan lokasi terakhir pemain.
Sistem dapat mencatat map serta koordinat karakter ketika proses penyimpanan berlangsung.
Ketika pemain kembali, game membaca informasi tersebut dan menempatkan karakter pada lokasi yang sesuai.
Namun, developer tidak selalu menggunakan posisi terakhir secara tepat. Game tertentu memilih checkpoint atau tempat aman untuk mencegah pemain muncul di lokasi yang bermasalah.
Level dan Statistik Ikut Tersimpan
Perkembangan karakter menjadi bagian penting dari progres.
Game dapat mencatat level, jumlah pengalaman, health maksimum, kemampuan, dan berbagai statistik lainnya.
Misalnya, pemain mencapai level 20 sebelum keluar dari permainan. Save data mencatat nilai tersebut.
Ketika pemain kembali, sistem memuat karakter dengan perkembangan yang sama sehingga pemain tidak perlu mengulang proses dari level sebelumnya.
Inventaris Membutuhkan Data Sendiri
Game juga perlu mengetahui barang yang pemain miliki.
Sistem dapat mencatat nama atau ID item beserta jumlahnya.
Jika pemain memiliki lima potion, satu senjata, dan beberapa bahan crafting, game menyimpan informasi tersebut.
Selain itu, sistem dapat mencatat perlengkapan yang sedang karakter gunakan.
Dengan cara ini, kondisi inventaris tetap sama ketika pemain melanjutkan permainan.
Progres Misi Perlu Dicatat
Misi dapat memiliki banyak tahapan.
Pemain mungkin sudah berbicara dengan NPC tetapi belum mencapai lokasi berikutnya. Game perlu mengetahui tahapan tersebut agar misi tidak kembali ke awal.
Sistem dapat memberikan status seperti belum dimulai, sedang berlangsung, selesai, atau gagal.
Game kemudian membaca status tersebut ketika pemain memuat save.
Pilihan Cerita Juga Masuk ke Save Data
Pada game dengan cerita bercabang, keputusan pemain dapat memberikan dampak dalam waktu lama.
Karena itu, sistem perlu menyimpan pilihan cerita pemain.
Misalnya, pemain memilih membantu satu kelompok dan menolak kelompok lainnya. Game mencatat keputusan tersebut agar dialog dan misi berikutnya dapat menyesuaikan.
Tanpa penyimpanan seperti ini, game akan kesulitan mempertahankan konsekuensi dari pilihan sebelumnya.
Checkpoint Menyimpan Progres pada Titik Tertentu
Tidak semua game mengizinkan pemain menyimpan permainan kapan saja.
Beberapa menggunakan checkpoint.
Ketika pemain mencapai lokasi tertentu, game mencatat progres penting secara otomatis.
Jika karakter kalah, pemain kembali ke checkpoint terakhir.
Sistem ini memungkinkan developer mengontrol seberapa jauh pemain harus mengulang bagian permainan setelah gagal.
Autosave Bekerja Secara Otomatis
Banyak game modern menggunakan autosave.
Game dapat menyimpan progres ketika pemain menyelesaikan misi, memasuki area baru, mendapatkan item penting, atau mencapai bagian tertentu.
Pemain biasanya melihat ikon kecil ketika proses tersebut berlangsung.
Autosave membantu mengurangi risiko kehilangan banyak progres ketika pemain lupa melakukan penyimpanan manual.
Manual Save Memberikan Kontrol Lebih Besar
Beberapa game tetap menyediakan manual save.
Pemain dapat memilih sendiri kapan ingin menyimpan permainan.
Sistem ini berguna sebelum pemain menghadapi boss, membuat keputusan penting, atau memasuki area berbahaya.
Game juga dapat menyediakan beberapa slot save. Dengan begitu, pemain dapat menyimpan progres dari beberapa titik berbeda.
Dunia Game Juga Bisa Menyimpan Perubahan
Save data tidak hanya berisi informasi tentang karakter.
Dunia permainan juga dapat mengalami perubahan.
Misalnya, pemain membuka sebuah pintu, mengambil peti, memperbaiki bangunan, atau mengalahkan musuh penting.
Game dapat mencatat perubahan tersebut.
Ketika pemain kembali, pintu tetap terbuka dan peti yang sudah mereka ambil tidak kembali penuh tanpa alasan.
Game Tidak Perlu Menyimpan Semua Hal
Menyimpan setiap objek di seluruh dunia dapat menghasilkan terlalu banyak data.
Karena itu, developer menentukan informasi mana yang benar-benar penting.
Rumput yang bergerak karena pemain lewat mungkin tidak perlu tersimpan. Sebaliknya, item langka yang sudah pemain ambil perlu masuk ke dalam save data.
Pemilihan data membantu sistem penyimpanan bekerja lebih efisien.
Game Bisa Menyimpan Data Secara Lokal
Banyak game menyimpan progres pada perangkat pemain.
Data dapat berada di komputer, konsol, atau smartphone.
Cara ini memungkinkan game membaca progres tanpa selalu membutuhkan koneksi internet.
Namun, pemain dapat kehilangan data jika file rusak atau perangkat mengalami masalah apabila tidak tersedia cadangan lain.
Game Online Bisa Menyimpan Progres di Server
Game online sering menggunakan pendekatan berbeda.
Server dapat menyimpan level, item, mata uang, pencapaian, dan perkembangan akun.
Ketika pemain masuk dari perangkat lain, server mengambil data yang terhubung dengan akun tersebut.
Cara ini juga membantu game menjaga konsistensi informasi penting yang berkaitan dengan permainan online.
Cloud Save Memudahkan Pemain Berpindah Perangkat
Beberapa platform menyediakan cloud save.
Sistem mengunggah data progres ke penyimpanan online kemudian menghubungkannya dengan akun pemain.
Jika pemain menggunakan perangkat lain yang mendukung layanan sama, game dapat mengunduh progres tersebut.
Cloud save juga dapat menjadi cadangan ketika data lokal mengalami masalah.
Game Perlu Memeriksa Data Saat Memuat Progres
Ketika pemain memilih Continue atau Load Game, sistem membaca save data.
Game kemudian memuat map, karakter, item, progres misi, kondisi dunia, dan informasi lain yang diperlukan.
Proses tersebut dapat membutuhkan waktu jika dunia permainan memiliki banyak data.
Setelah semuanya siap, pemain kembali ke kondisi yang mendekati saat penyimpanan terakhir.
Penutup
Game menyimpan progres dengan mencatat informasi penting ke dalam save data. Informasi tersebut dapat meliputi posisi karakter, level, statistik, inventaris, misi, pilihan cerita, dan perubahan dunia.
Developer dapat menggunakan checkpoint, autosave, manual save, penyimpanan lokal, server, maupun cloud untuk mengelola data tersebut.
Dengan sistem save game yang baik, pemain dapat meninggalkan permainan dan kembali tanpa kehilangan perkembangan penting. Sistem ini membuat perjalanan panjang dalam game dapat berlanjut dari satu sesi permainan ke sesi berikutnya.
Lihat juga : Menjelajah Luasnya Industri Game Modern
